Thursday, 19 February 2009
Sunday, 15 February 2009
kekasih.. AURA K ASIH


satu lagi makhluk cantik penghuni bumi.. tepatnya di indonesia.. yang q prediksi bakalan meroket namanya dijagat entertainment.. Aura Kasih..
kemunculannya dari ajang kontes kecantikan.. merambah ke dunia tarik suara.. terus ke film.. digadang-gadang menandingi kepopuleran luna maya sebagai ikon kecantikan negeri ini..
anyw... kmaren kuditodong pertanyaan "pilih mana? luna maya atau aura kasih?".. langsung kujawab.. AURA KASIH... mau donk jadi kekasih aura kasih... ;)
Posted by seventy-seven at 17:57 0 comments
Kasih sayang
Valentine day? Aq ngga rayain itu.. bukan budaya orang muslim.. mnurutq kasih sayang adalah setiap hari.. dirayain juga setiap hari.. diungkapkan juga setiap hari.. setiap orang disekeliling kita diusahakan bisa merasakan kasih sayang yang kita taburkan… kepada orang yang kita cintai.. tentunya wajib hukumnya agar dia bisa bahagia.. begitulah kasih sayang.. seperti sifat Tuhan yang hendaknya untuk diikuti dan ditanamkan dalam hidup kita.. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.. bukankah begitu? ^_^
Posted by seventy-seven at 17:50 0 comments
Kejamnya chealsea
Ktika prestasi tak kunjung muncul.. tentulah kkecewaan yg didapat.. jose morinho.. avram grant.. scholari didepak ktika timnya mnelan kekalahan yg bruntun.. harusnya chealsea blajar dari Manchester United.. bagaimana klub ini bisa merajai daratan inggris dan eropa.. semua butuh proses dan kepercayaan… bukan sesuatu yg instant..
Sir alexpun berujar “jika scholari dipecat chealsea berarti adalah klub yang kejam”, dan ternyata fakta memang demikian.. sungguh kejam chealsea..
Posted by seventy-seven at 17:30 0 comments
Sunday, 8 February 2009
Jangan salahkan HUJAN

“hujan tidak pernah turun ditempat yang salah, anakku. Semuanya sudah ditakar sesuai kadar kebutuhan. Kalaupun terjadi banjir, itu bukan kesalahan Allah, melainkan kesalahan manusia yang tidak menjaga keseimbangan alam. Sayangnya, semua orang, entah oang biasa maupun pejabat, mengambinghitamkan hujan. Itu salah satu ketidakmampuan pejabat kita mencari solusi untuk mengatasi banjir” begitu kata Ustadz Zahid, seorang Ustadz dari sebuah madrasah, madrasah kampung sawah. (dipetik dari novel sang pelopor)
Tulisan itu terbaca ketika kusadari kita dan orang2 disekitar sering sekali menjadi orang yang suka mengeluh. “ah ko hujan sih?”, kalau difikirkan sebenarnya pertanyaan ini dialamatkan kesiapa?.. sepertinya hujan diidentikan dengan sesuatu yang tidak mengenakkan, sesuatu yang jangan, or sesuatu yang menghambat.. bukankah hujan adalah berkah.. air yang meresap ketanah kemudian ada disumur.. terus diminum manusia.. or bagi petani.. air adalah kebutuhan yang mendesak.. bukan begitu? ^_^
Ingatlah, Hujan tidak pernah turun ditempat yang salah.. molai sekarang, ketika hujan datang, lebih baik sedari kita berdoa “semoga hujan ini adalah hujan yang penuh manfaat, amin….” ^_^
Posted by seventy-seven at 22:52 0 comments
BECKHAM BERKIBAR!
Awalnya Cuma sebagai pinjaman.. sebagai back up tim.. tapi seiring performa yang meningkat.. bos ac Milan jadi kepincut bwt mematenkan beckham tetap dimilan.. yah, skema permainan milan memang pas buat pemain uzur.. lihat seedorf n maldini.. tetap aja konsisten.. ini semua kejelian pelatih bertangan dingin anceloti, kombinasi tua-muda yang solid.. beckham pasti berkibar n betah dimilan.. ^_^
Ada lagi yg menarik, stadion2 italia selalu penuh jika ac Milan maen.. factor nama besar beckham ditengarai yang menyedot animo penonton untuk berduyun-berduyun ke stadion.. tampaknya sebuah keberuntungan tersendiri bagi seri-A..
Posted by seventy-seven at 22:45 0 comments
Monday, 2 February 2009
Perempuan Jadi obyek

Hari minggu kmaren, kolom psikologi menulis sesuatu yang bagus.. terutama bagi para perempuan dimuka bumi ini, maukah dijadikan obyek?
Begini nukilan tulisannya
“… Perempuan sedari dini disosialisasi memerhatikan tubuhnya, seperti harus cantik, jangan gemuk, jangan terlalu kurus dan jangan berjemur, nanti jadi hitam.
perempuan dituntut menjadikan dirinya cantik supaya menarik, (terutama) bagi laki-laki. Perempuan diajar melihat dirinya bukan sebagai “Subyek”, melainkan “obyek”, yang dihasrati, yang diminati, yang harus memastikan laki-laki tidak berpaling. Dapat dimengerti, ada perempuan yang terobsesi “menonjolkan tubuhnya” sebagai asset, mungkin ia tidak tahu sedang mengobyekan diri sendiri…” (Cinta, tubuh, seks dan ilusi-Kristi Poerwandari)
Hm… sebuah artikel yg menarik.. mungkin alangkah lebih baik jika para perempuan merubah sudut pandang tentang posisi dirinya.. agar kedepannya nanti bukan menjadi obyek melainkan subyek.. dengan demikian semua berjalan dengan baik dalam kehidupannya.
Posted by seventy-seven at 20:40 0 comments



